HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM SIS AL JUFRI KECAMATAN PALU BARAT KOTA PALU SULAWESI TENGAH

LASAMPA, ANANDA ANGELICA (2025) HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM SIS AL JUFRI KECAMATAN PALU BARAT KOTA PALU SULAWESI TENGAH. S 1 thesis, STIK Indonesia Jaya.

Full text not available from this repository.

Abstract

Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian diri yang sering dialami oleh perawat akibat tuntutan pekerjaan dan beban kerja yang tinggi. Kondisi ini dapat berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan keperawatan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi Burnout adalah Self-efficacy, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menghadapi tuntutan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan Self-efficacy dengan Burnout pada perawat di Rumah Sakit Umum Sis Al Jufri Kecamatan Palu Barat Kota Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Self-efficacy dan variabel dependen adalah Burnout. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh responden. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing variabel dan Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang keperawatan umum lantai 1, lantai 2, dan ruang keperawatan anak RSU Sis Al Jufri Palu yang berjumlah 43 orang. Sampel penelitian sebanyak 39 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self-efficacy tinggi sebanyak 24 responden (61,5%) dan mengalami Burnout ringan sebanyak 33 responden (84,6%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,014 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan Burnout pada perawat. Perawat dengan Self-efficacy yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat Burnout yang lebih rendah. Saran kepada pihak rumah sakit untuk meningkatkan dukungan dan motivasi kerja perawat guna memperkuat Self-efficacy sehingga dapat meminimalkan terjadinya Burnout. Kata kunci: Self-efficacy, Burnout, Perawat

Item Type: Thesis (S 1)
Subjects: Ilmu Keperawatan
Divisions: Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Perpustakaan STIK IJ
Date Deposited: 09 Jun 2026 03:28
Last Modified: 09 Jun 2026 03:28
URI: http://repository.stik-ij.ac.id/id/eprint/462

Actions (login required)

View Item View Item