PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD UNDATA PALU

TOLUMOLA, KRISTANTO (2025) PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSUD UNDATA PALU. S 1 thesis, STIK Indonesia Jaya.

Full text not available from this repository.

Abstract

Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat trauma, post operasi, maupun penyakit akut. Jika tidak ditangani, nyeri dapat menimbulkan dampak fisiologis seperti peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, serta dampak psikologis berupa kecemasan dan ketidaknyamanan. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif, sederhana, dan aman untuk mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi genggam jari, yang bekerja menstimulasi sistem saraf parasimpatis, meningkatkan pelepasan endorfin, dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap tingkat nyeri pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata Palu. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Variabel independent adalah teknik relaksasi genggam jari dan variabel dependent adalah tingkat nyeri pasien. Data dikumpulkan melalui pengukuran Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Populasi penelitian adalah pasien dengan nyeri di IGD, dengan jumlah sampel 43 orang yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, serta teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat nyeri sebelum dilakukan intervensi sebesar 3,91 dan sesudah intervensi menurun menjadi 2,77, dengan nilai rasio 0,71 yang berarti terjadi penurunan nyeri sebesar 29% dari kondisi awal. Hasil uji Wilcoxon diperoleh p = 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara pemberian teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan tingkat nyeri pasien di ruang IGD RSUD Undata Palu. Kesimpulan: teknik relaksasi genggam jari efektif menurunkan tingkat nyeri pasien di IGD RSUD Undata Palu. Saran: intervensi ini dapat diterapkan sebagai terapi pendamping nonfarmakologis dalam manajemen nyeri di IGD. Kata kunci: Nyeri, Relaksasi genggam jari, IGD

Item Type: Thesis (S 1)
Subjects: Ilmu Keperawatan
Divisions: Prodi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Perpustakaan STIK IJ
Date Deposited: 06 Jun 2026 02:25
Last Modified: 06 Jun 2026 02:25
URI: http://repository.stik-ij.ac.id/id/eprint/449

Actions (login required)

View Item View Item